Psikologi Lintas Budaya
Pengertian dan Tujuan dari Psikologi Lintas Budaya Serta Hubunganya Dengan Disiplin Ilmu Lain
Psikologi lintas budaya adalah kajian mengenai persamaan dan perbedaan dalam fungsi individu secara psikologis, dalam berbagai budaya dan kelompok etnik; mengenai hubungan-hubungan di antara ubaha psikologis dan sosio-budaya, ekologis, dan ubahan biologis; serta mengenai perubahan-perubahan yang berlangsung dalam ubahan-ubahan tersebut.
Menurut Segall, Dasen dan Poortinga, psikologi lintas-budaya adalah kajian mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Definisi ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok: keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku terjadi. Definisi ini relatif sederhana dan memunculkan banyak persoalan
Salah satu definisi konsep budaya adalah yang dikemukakan Koentjaraningrat (2002) yang mendefinisikannya sebagai seluruh total dari pikiran, karya, dan hasil karya manusia yang tidak berakar kepada nalurinya, dan yang karena itu hanya bisa dicetuskan oleh manusia sesudah proses belajar. Definisi tersebut mendominasi pemikiran dalam kajian-kajian budaya di Indonesia sejak tahun 70an, sejak buku ‘Kebudayaan Mentalitas dan Pembangunan’ diterbitkan. Koentjaraningrat (2002) memecahnya ke dalam 7 unsur, yakni sistem religi dan upacara keagamaan, sistem dan organisasi kemasyarakatan, sistem pengetahuan, bahasa, kesenian, sistem mata pencaharian hidup dan sistem teknologi dan peralatan. Ketujuh unsur itulah yang membentuk budaya secara keseluruhan
TUJUAN PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA
Tujuan dari lintas-budaya psikolog adalah untuk melihat manusia dan perilakunya dengan kebudayaan yang ada sangat beragam dengan kebudayaan yang ada disekitar kita . untuk melihat kedua perilaku universal dan perilaku yang unik untuk mengidentifikasi cara di mana budaya dampak perilaku kita, kehidupan keluarga, pendidikan, pengalaman sosial dan daerah lainnya.
Hubungan Psikologi dan Budaya
Pada awal perkembangannya, ilmu psikologi tidak menaruh perhatian terhadap budaya. Baru sesudah tahun 50-an budaya memperoleh perhatian. Namun baru pada tahun 70-an ke atas budaya benar-benar memperoleh perhatian. Pada saat ini diyakini bahwa budaya memainkan peranan penting dalam aspek psikologis manusia. Oleh karena itu pengembangan ilmu psikologi yang mengabaikan faktor budaya dipertanyakan kebermaknaannya. Triandis (2002) misalnya, menegaskan bahwa psikologi sosial hanya dapat bermakna apabila dilakukan lintas budaya. Hal tersebut juga berlaku bagi cabang-cabang ilmu psikologi lainnya.
Hubungan psikologi dengan antropologi
Kategori yang sering digunakan untuk merujuk kelompok budaya adalah etnisitas dan bahasa. Sebuah kelompok etnik diposisikan sebagai satu kelompok budaya. Demikian juga masyarakat yang menggunakan bahasa khasnya sendiri diperlakukan sebagai satu kelompok budaya khusus. Asumsinya mendasarkan pada pendapat Jacques Lacan, yang menyatakan bahwa manusia terkungkung pada bahasa yang digunakannya. Bahasa adalah penentu budaya manusia. Dunia dipahami manusia dari kelompok budaya berbeda secara berbeda karena bahasa yang digunakan untuk memahaminya juga berbeda. Oleh karena itu orang minang, meskipun dilahirkan di luar Sumatera Barat, namun sepanjang ia dibesarkan dengan bahasa ibu bahasa minangkabau, maka ia semestinya dimasukkan dalam kelompok budaya minangkabau. Sebaliknya apabila dia dibesarkan dengan bahasa ibu bahasa jawa, maka semestinya ia dikelompokkan ke dalam kelompok budaya jawa, meskipun ibu bapanya orang minang. Lantas bagaimana bila ibu minang, bapak jawa dan sang anak dibesarkan dengan bahasa indonesia, apakah kemudian sang anak menjadi kelompok budaya indonesia dan tidak menjadi minang ataupun jawa?
Indigenous personality mampu memberi penjelasan mengenai kepribadian individu dari suatu budaya secara mendalam. Konseptualisasi mengenai kepribadian yang dikembangkan dalam sebuah budaya tertentu dan relevan hanya pada budaya tersebut.
Pada akhirnya tidak ada kategori kaku yang bisa digunakan untuk melakukan pengelompokan budaya. Apakah batas-batas budaya itu ditandai dengan ras, etnis, bahasa, atau wilayah geografis, semuanya bisa tumpang tindih satu sama lain atau malah kurang relevan.
sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Psikologi_lintas_budaya
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2012/01/psikologi-lintas-budaya-2/
http://www.scribd.com/doc/70180366/Review-Buku-Sejarah-TeoriAntropologi-I-II
http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090313223100AASe5Si
Rabu, 10 Oktober 2012
Selasa, 20 Maret 2012
Fenomena Kesehatan Mental yang terjadi dalam Masyarakat saat ini
Pengertian fenomena adalah rangkaian peristiwa serta bentuk keadaan yang dapat diamati dan dinilai lewat kaca mata ilmiah atau lewat disiplin ilmu tertentu. Fenomena terjadi di semua tempat yang bisa diamati oleh manusia.
Contoh Kasus tentang kesehatan Mental :
Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.
Hal ini memang bertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.
Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena “berpisah” dari komputernya.
Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan), demikian
menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.
Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.
Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. “Salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat.”
Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini. “Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” tegasnya.
Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in, mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun.
Sumber : http://episentrum.com/artikel-psikologi/efek-psikologis-facebook-bagi-kesehatan- mental/
http://organisasi.org/hal-faktor-yang-mempengaruhi-kesehatan-mental-manusia-internal-dan-eksternal-psikologi
Contoh Kasus tentang kesehatan Mental :
Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.
Hal ini memang bertolak belakang dengan tujuan dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.
Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka menjadi gelisah karena “berpisah” dari komputernya.
Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia (kepikunan), demikian
menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist, jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.
Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah, tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.
Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. “Salah satu perubahan yang paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting menjadi berlipat.”
Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini. “Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,” tegasnya.
Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in, mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun.
Sumber : http://episentrum.com/artikel-psikologi/efek-psikologis-facebook-bagi-kesehatan- mental/
http://organisasi.org/hal-faktor-yang-mempengaruhi-kesehatan-mental-manusia-internal-dan-eksternal-psikologi
Kesehatan Mental
Mental hygiene merujuk pada pengembangan dan aplikasi seperangkat prinsip-prinsip praktis yang diarahkan kepada pencapaian dan pemeliharaan unsur psikologis dan Pencegahan dari kemungkinan timbulanya kerusakan mental atau malajudjusment.
Kesehatan mental terkait dengan (1) bagaimana kita memikirkan, merasakan menjalani kehidupan sehari-hari; (2) bagaimana kita memandang diri sendiri dan sendiri dan orang lain; dan (3) bagaimana kita mengevaluasi berbagai alternatif dan mengambil keputusan. Seperti halnya kesehatan fisik, kesehatan mental sangat penting bagi setiap fase kehidupan. kesehatan mental meliputi upaya-upaya mengatasi stres, berhubungan dengan orang lain, dan mengambil keputusan.
Kesehatan mental tertentang dari yang baik sampai dengan yang buruk, dan setiap orang akan mengalaminya. tidak sedikit orang, pada waktu-waktu tertentu mengalami masalah-masalah kesehatan mental selama rentang kehidupannya. Fungsi-fungsi jiwa seperti pikiran, perasaan, sikap, pandangan dan keyakinan hidup, harus dapat saling membantu dan bekerjasama satu sama lain sehingga dapat dikatakan adanya keharmonisan yang menjauhkan orang dari perasaan ragu dan terhindar dari kegelisahan dan pertentangan batin (konflik).
KARAKTERISTIK MENTAL YANG SEHAT
1. Terhindar dari Gangguan Jiwa
Zakiyah Daradjat (1975) mengemukakan perbedaan antara gangguan jiwa (neurose) dengan penyakit jiwa (psikose), yaitu:
a. Neurose masih mengetahui dan merasakan kesukarannya, sebaliknya yang kena psikose tidak.
b. Neurose kepribadiannya tidak jauh dari realitas dan masih hidup dalam alam kenyataan pada umumnya. sedangkan yang kena psikose kepribadiaannya dari segala segi (tanggapan, perasaan/emosi, dan dorongan-dorongan) sangat terganggu, tidak ada integritas, dan ia hidup jauh dari alam kenyataan.
2. Dapat menyesuaikan diri
Penyesuaian diri (self adjustment) merupakan proses untuk memperoleh/ memenuhi kebutuhan (needs satisfaction), dan mengatasi stres, konflik, frustasi, serta masalah-masalah tertentu dengan cara-cara tertentu. Seseorang dapat dikatakan memiliki penyesuaian diri yang normal apabila dia mampu memenuhi kebutuhan dan mengatasi masalahnya secara wajar, tidak merugikan diri sendiri dan lingkungannya, serta sesuai denagn norma agama.
3. Memanfaatkan potensi semaksimal mungkin
Individu yang sehat mentalnya adalah yang mampu memanfaatkan potensi yang dimilikinya, dalam kegiatan-kegiatan yang positif dan konstruktif bagi pengembangan kualitas dirinya. pemanfaatan itu seperti dalam kegiatan-kegiatan belajar (dirumah, sekolah atau dilingkungan masyarakat), bekerja, berorganisasi, pengembangan hobi, dan berolahraga.
Sedang individu yang tidak sehat cirinya sebagai berikut :
1. Perasaan tidak nyaman (inadequacy)
2. Perasaan tidak aman (insecurity)
3. Kurang memiliki rasa percaya diri (self-confidence)
4. Kurang memahami diri (self-understanding)
5. Kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial
6. Ketidakmatangan emosi
7. Kepribadiannya terganggu
8. Mengalami patologi dalam struktur sistem syaraf (thorpe, dalam schneiders, 1964;61).
Sumber : Syamsu Yusuf. 2009. Mental Hygiene. Bandung : Maestro
http://www.psychologymania.com/2011/03/pengertian-dan-karakteristik-kesehatan.html
Kesehatan mental terkait dengan (1) bagaimana kita memikirkan, merasakan menjalani kehidupan sehari-hari; (2) bagaimana kita memandang diri sendiri dan sendiri dan orang lain; dan (3) bagaimana kita mengevaluasi berbagai alternatif dan mengambil keputusan. Seperti halnya kesehatan fisik, kesehatan mental sangat penting bagi setiap fase kehidupan. kesehatan mental meliputi upaya-upaya mengatasi stres, berhubungan dengan orang lain, dan mengambil keputusan.
Kesehatan mental tertentang dari yang baik sampai dengan yang buruk, dan setiap orang akan mengalaminya. tidak sedikit orang, pada waktu-waktu tertentu mengalami masalah-masalah kesehatan mental selama rentang kehidupannya. Fungsi-fungsi jiwa seperti pikiran, perasaan, sikap, pandangan dan keyakinan hidup, harus dapat saling membantu dan bekerjasama satu sama lain sehingga dapat dikatakan adanya keharmonisan yang menjauhkan orang dari perasaan ragu dan terhindar dari kegelisahan dan pertentangan batin (konflik).
KARAKTERISTIK MENTAL YANG SEHAT
1. Terhindar dari Gangguan Jiwa
Zakiyah Daradjat (1975) mengemukakan perbedaan antara gangguan jiwa (neurose) dengan penyakit jiwa (psikose), yaitu:
a. Neurose masih mengetahui dan merasakan kesukarannya, sebaliknya yang kena psikose tidak.
b. Neurose kepribadiannya tidak jauh dari realitas dan masih hidup dalam alam kenyataan pada umumnya. sedangkan yang kena psikose kepribadiaannya dari segala segi (tanggapan, perasaan/emosi, dan dorongan-dorongan) sangat terganggu, tidak ada integritas, dan ia hidup jauh dari alam kenyataan.
2. Dapat menyesuaikan diri
Penyesuaian diri (self adjustment) merupakan proses untuk memperoleh/ memenuhi kebutuhan (needs satisfaction), dan mengatasi stres, konflik, frustasi, serta masalah-masalah tertentu dengan cara-cara tertentu. Seseorang dapat dikatakan memiliki penyesuaian diri yang normal apabila dia mampu memenuhi kebutuhan dan mengatasi masalahnya secara wajar, tidak merugikan diri sendiri dan lingkungannya, serta sesuai denagn norma agama.
3. Memanfaatkan potensi semaksimal mungkin
Individu yang sehat mentalnya adalah yang mampu memanfaatkan potensi yang dimilikinya, dalam kegiatan-kegiatan yang positif dan konstruktif bagi pengembangan kualitas dirinya. pemanfaatan itu seperti dalam kegiatan-kegiatan belajar (dirumah, sekolah atau dilingkungan masyarakat), bekerja, berorganisasi, pengembangan hobi, dan berolahraga.
Sedang individu yang tidak sehat cirinya sebagai berikut :
1. Perasaan tidak nyaman (inadequacy)
2. Perasaan tidak aman (insecurity)
3. Kurang memiliki rasa percaya diri (self-confidence)
4. Kurang memahami diri (self-understanding)
5. Kurang mendapat kepuasan dalam berhubungan sosial
6. Ketidakmatangan emosi
7. Kepribadiannya terganggu
8. Mengalami patologi dalam struktur sistem syaraf (thorpe, dalam schneiders, 1964;61).
Sumber : Syamsu Yusuf. 2009. Mental Hygiene. Bandung : Maestro
http://www.psychologymania.com/2011/03/pengertian-dan-karakteristik-kesehatan.html
Sabtu, 26 November 2011
Hidup
Hidup? apa itu makna hidup? Tidak ada yang tau apa kata makna hidup yang sebenarnya kepadaku, karena memang arti dari hidup itu berbeda-beda dari setiap orang, ada yang bilang hidup itu adalah batu, air, matahari, sampai akhirnya salah satu ketika aku merealisasikannya dengan warna.
Mungkin seperti orang mengatakkan padaku, hidup itu indah. Proses memahami setiap gejala dan kejadian yang terjadi dalam hidup, adalah hal paling penting dalam mengartikan warna-warna kehidupan. Menemukan hikmah lalu kemudian bertahap memperbaiki atau mempertahankan keadaan tersebut pada sebuah keseimbangan yang diinginkan oleh perasaanku.
Sekian banyak warna dan kombinasinya, beberapa ada yang sangat terekam jelas dalam benak. bahkan ketika pertama kali kita menatap dunia, beberapa hari kemudian otak ini merekam warna dari apa yang kita lihat, namun saat itu, jelas kita masih belum mengerti, apa makna masing-masing itu.
“Biru adalah warna kesukaanku” begitu sebut aku kepada Triana.
“Biru untukku lebih dari sekedar warna favoritku, dia itu lebih merealisasikan aku dengan alam sekitar, biru itu adalah langit, biru adalah laut, biru adalah fajar, biru itu adalah sapaan hangat di kalut senja.”Lanjutnya lagi.
“Biru itu adalah indahnya sebuah pertemuan dengan seorang gadis. Biru itu warna pakaian yang dipakai dalam pertemuan itu. Biru itu tatapan matanya yang tajam yang hanya terjadi sekali. Biru itu warna lidah yang parau saat harus kembali menatap wajahnya.”
“Sebut saja aku gila karena selalu menganalogikan semua hal dengan warna biru, terlebih hal-hal yang kusuka. Hati ini kusebut biru, begitupun darahnya yang mengalir disela-sela daging”.
“eh…warna kesukaan kamu apa?” begitu tanyaku kepada Triana.
“Aku suka warna orange kak, kenapa?” begitu jawabnya santai.
“orange? Kenapa harus orange? Padahal biru itu lebih indah.” Aku tampak heran namun ia berusaha memendamnya, tidak menanyakan alasannya.
Kesukaan terhadap warna biru dan orange adalah pandangan yang wajar. Pastinya akan ada yang suka dengan warna lain seperti hijau karena hijau itu menyejukan, atau kuning karena kuning itu perlambang sebuah kematangan hidup, atau warna lain dengan makna-makna yang terkandung di dalamnya.
Proses menjalani hidup itu penuh dengan kebahagiaan dan penderitaan. Fase dimana seseorang kadang lupa dengan hakekat kelahirannya di bumi. Dua hal di atas, kebahagiaan dan penderitaan sejatinya mengajarkan agar kita pandai bersyukur. Dengan demikian, warna-warna yang dihasilkan tentu akan terlihat cemerlang dan dinamis. Bayangkan manakala kita selalu terjebak dalam penyesalan sebuah penderitaan. Maka warna-warna yang dihasilkan pun tentu akan terlihat monoton, begitupun sebaliknya.
Kehidupan itu berputar seperti layaknya lingkaran. Perputaran yang terjadi bisa terjadi dengan sangat lambat bahkan bisa terasa sangat cepat. Putaran yang lambat ketika posisi sedang berada di atas tentu adalah hal yang menyenangkan. Namun sebaliknya, putaran yang lambat untuk mereka yang ada di bawah tentu adalah bencana.
“Eh Kak…terangin lagi dong tentang makna kehidupan itu” rayu Triana pada Kakak. Triana memang dekat dengan kakaknya itu. Ia merasa bahwa apapun yang diterangkan kakaknya ibarat sebuah ajaran dari guru pada muridnya. dan memang begitulah seharusnya seorang kakak, mengayomi adiknya.
“aku dan kehidupanku. Indah tentunya. Bukan karena setiap kejadian itu selalu menyenangkan, namun lebih pada setiap kejadian akhirnya menjadi sebuah pembelajaran hidup. Setiap rangkaian dan kombinasi warna-warna dari kejadian-kejadian tersebut akhirnya menghasilkan sebuah gambar yang syarat dengan makna. Gambarku belum usai, karena memang aku belum mati. Aku pun bahkan tidak mengetahui persis apakah gambar tersebut bisa menjadi sebuah gambar yang utuh atau tidak, karena aku jelas-jelas tidak tahu kapan ajal menjemput sukma.”
“Kakak jangan bilang begitu…aku jadi sedih” sahut Triana mendengar penjelasan kakaknya itu.
“Tidak ada yang salah dari sebuah kehidupan, sekalipun hanya berisi penderitaan, seperti kakak sekarang. Kamu hanya perlu merenung, apakah kehidupanmu telah memberikan arti untuk orang-orang sekitar, orang-orang yang menyayangi kamu. tinggalkan jejak-jejak agar kamu bisa diingat kelak, ketika kamu telah meninggalkan bumi dan satu fase lebih dekat pada pencipta-Mu.”
“Apakah kakak menyesal dengan keadaan ini, penderitaan ini?”
“Tidak adikku, tidak ada yang perlu disesali. Kakak yakin alloh itu selalu punya cara menguji umat-Nya, entah itu dengan kebahagiaan atau pun penderitaan. Kakak justru merasa ditunjukan jalan dengan keadaan ini. Dengan begini, kakak menjadi tahu, betapa berartinya sebuah kebahagiaan.”
“uhhhkkkhh…uhhhkkhhh” Kala menutup mulutnya dengan tangan dan kemudian menghela nafas panjang. “akh…udara sekitar sini memang tidak mengenakan, bau” sahutnya lagi.
“kak…apa itu yang ada ditangan? warna apa itu?” triana bangun dari duduknya dan kemudian medekati kala.
“ini warna merah Triana, warna darah, inilah salah satu warna kehidupan kita. darah ini ingin segera lepas daging sepertinya.”
“akh…kakak jangan becanda gitu…sebentar..aku panggil suster dulu ya…” Triana pun beranjak dan setengah berlari keluar mencari dokter.
“Bicara soal warna merah…aku jadi ingat dia, ya dia adalah Elfira…warna kesukaannya adalah merah. Walau demikian, meskipun ada perbedaan warna favorit antara kita, aku tetap suka dengan matanya itu. ya…perempuan cantik yang dulu pernah bertemu sekali denganku dan membuat aku sampai seperti ini . Kini aku tahu…kenapa dia suka warna merah. Warna darahku ternyata sama dengan warna kesukaannya, bukan biru seperti yang sering kubilang.”
Aku menyayangimu dengan segala keterbatasanku
Mengartikan setiap helaan nafasmu
Setiap kedipan matamu. aku harap…kita bisa bertemu lagi
Maka saat pertemuan itu...
Ya... Di pertemuan itu
Aku bangun dari kepatahan
Melewati malam, melampaui pandanganmu
Menembus matamu, merasuki hatimu...
Disaat itu...
Aku akan terangkan arti helaan nafasku.
Semua ini hanya tentang kamu yang pernah kutemui, sekali saja
Fira...
Mungkin seperti orang mengatakkan padaku, hidup itu indah. Proses memahami setiap gejala dan kejadian yang terjadi dalam hidup, adalah hal paling penting dalam mengartikan warna-warna kehidupan. Menemukan hikmah lalu kemudian bertahap memperbaiki atau mempertahankan keadaan tersebut pada sebuah keseimbangan yang diinginkan oleh perasaanku.
Sekian banyak warna dan kombinasinya, beberapa ada yang sangat terekam jelas dalam benak. bahkan ketika pertama kali kita menatap dunia, beberapa hari kemudian otak ini merekam warna dari apa yang kita lihat, namun saat itu, jelas kita masih belum mengerti, apa makna masing-masing itu.
“Biru adalah warna kesukaanku” begitu sebut aku kepada Triana.
“Biru untukku lebih dari sekedar warna favoritku, dia itu lebih merealisasikan aku dengan alam sekitar, biru itu adalah langit, biru adalah laut, biru adalah fajar, biru itu adalah sapaan hangat di kalut senja.”Lanjutnya lagi.
“Biru itu adalah indahnya sebuah pertemuan dengan seorang gadis. Biru itu warna pakaian yang dipakai dalam pertemuan itu. Biru itu tatapan matanya yang tajam yang hanya terjadi sekali. Biru itu warna lidah yang parau saat harus kembali menatap wajahnya.”
“Sebut saja aku gila karena selalu menganalogikan semua hal dengan warna biru, terlebih hal-hal yang kusuka. Hati ini kusebut biru, begitupun darahnya yang mengalir disela-sela daging”.
“eh…warna kesukaan kamu apa?” begitu tanyaku kepada Triana.
“Aku suka warna orange kak, kenapa?” begitu jawabnya santai.
“orange? Kenapa harus orange? Padahal biru itu lebih indah.” Aku tampak heran namun ia berusaha memendamnya, tidak menanyakan alasannya.
Kesukaan terhadap warna biru dan orange adalah pandangan yang wajar. Pastinya akan ada yang suka dengan warna lain seperti hijau karena hijau itu menyejukan, atau kuning karena kuning itu perlambang sebuah kematangan hidup, atau warna lain dengan makna-makna yang terkandung di dalamnya.
Proses menjalani hidup itu penuh dengan kebahagiaan dan penderitaan. Fase dimana seseorang kadang lupa dengan hakekat kelahirannya di bumi. Dua hal di atas, kebahagiaan dan penderitaan sejatinya mengajarkan agar kita pandai bersyukur. Dengan demikian, warna-warna yang dihasilkan tentu akan terlihat cemerlang dan dinamis. Bayangkan manakala kita selalu terjebak dalam penyesalan sebuah penderitaan. Maka warna-warna yang dihasilkan pun tentu akan terlihat monoton, begitupun sebaliknya.
Kehidupan itu berputar seperti layaknya lingkaran. Perputaran yang terjadi bisa terjadi dengan sangat lambat bahkan bisa terasa sangat cepat. Putaran yang lambat ketika posisi sedang berada di atas tentu adalah hal yang menyenangkan. Namun sebaliknya, putaran yang lambat untuk mereka yang ada di bawah tentu adalah bencana.
“Eh Kak…terangin lagi dong tentang makna kehidupan itu” rayu Triana pada Kakak. Triana memang dekat dengan kakaknya itu. Ia merasa bahwa apapun yang diterangkan kakaknya ibarat sebuah ajaran dari guru pada muridnya. dan memang begitulah seharusnya seorang kakak, mengayomi adiknya.
“aku dan kehidupanku. Indah tentunya. Bukan karena setiap kejadian itu selalu menyenangkan, namun lebih pada setiap kejadian akhirnya menjadi sebuah pembelajaran hidup. Setiap rangkaian dan kombinasi warna-warna dari kejadian-kejadian tersebut akhirnya menghasilkan sebuah gambar yang syarat dengan makna. Gambarku belum usai, karena memang aku belum mati. Aku pun bahkan tidak mengetahui persis apakah gambar tersebut bisa menjadi sebuah gambar yang utuh atau tidak, karena aku jelas-jelas tidak tahu kapan ajal menjemput sukma.”
“Kakak jangan bilang begitu…aku jadi sedih” sahut Triana mendengar penjelasan kakaknya itu.
“Tidak ada yang salah dari sebuah kehidupan, sekalipun hanya berisi penderitaan, seperti kakak sekarang. Kamu hanya perlu merenung, apakah kehidupanmu telah memberikan arti untuk orang-orang sekitar, orang-orang yang menyayangi kamu. tinggalkan jejak-jejak agar kamu bisa diingat kelak, ketika kamu telah meninggalkan bumi dan satu fase lebih dekat pada pencipta-Mu.”
“Apakah kakak menyesal dengan keadaan ini, penderitaan ini?”
“Tidak adikku, tidak ada yang perlu disesali. Kakak yakin alloh itu selalu punya cara menguji umat-Nya, entah itu dengan kebahagiaan atau pun penderitaan. Kakak justru merasa ditunjukan jalan dengan keadaan ini. Dengan begini, kakak menjadi tahu, betapa berartinya sebuah kebahagiaan.”
“uhhhkkkhh…uhhhkkhhh” Kala menutup mulutnya dengan tangan dan kemudian menghela nafas panjang. “akh…udara sekitar sini memang tidak mengenakan, bau” sahutnya lagi.
“kak…apa itu yang ada ditangan? warna apa itu?” triana bangun dari duduknya dan kemudian medekati kala.
“ini warna merah Triana, warna darah, inilah salah satu warna kehidupan kita. darah ini ingin segera lepas daging sepertinya.”
“akh…kakak jangan becanda gitu…sebentar..aku panggil suster dulu ya…” Triana pun beranjak dan setengah berlari keluar mencari dokter.
“Bicara soal warna merah…aku jadi ingat dia, ya dia adalah Elfira…warna kesukaannya adalah merah. Walau demikian, meskipun ada perbedaan warna favorit antara kita, aku tetap suka dengan matanya itu. ya…perempuan cantik yang dulu pernah bertemu sekali denganku dan membuat aku sampai seperti ini . Kini aku tahu…kenapa dia suka warna merah. Warna darahku ternyata sama dengan warna kesukaannya, bukan biru seperti yang sering kubilang.”
Aku menyayangimu dengan segala keterbatasanku
Mengartikan setiap helaan nafasmu
Setiap kedipan matamu. aku harap…kita bisa bertemu lagi
Maka saat pertemuan itu...
Ya... Di pertemuan itu
Aku bangun dari kepatahan
Melewati malam, melampaui pandanganmu
Menembus matamu, merasuki hatimu...
Disaat itu...
Aku akan terangkan arti helaan nafasku.
Semua ini hanya tentang kamu yang pernah kutemui, sekali saja
Fira...
Minggu, 09 Oktober 2011
Istilah Netiquette
Netiquette merupakan Etika dalam menggunakan Internet. Internet sebagai sebuah kumpulan komunitas, diperlukan aturan yang akan menjadi acuan orang-orang sebagai pengguna Internet, dimana aturan ini menyangkut batasan dan cara yang terbaik dalam memanfaatkan fasilitas Internet.
Perlu diketahui dalam berinternet yang tentunya diakses kumpulan orang yang saling berinteraksi lewat dunia maya diperlukan aturan yang akan menjadi pedoman, dimana aturan ini menyangkut batasan dan cara yang terbaik dalam memanfaatkan fasilitas Internet. Sehingga kita dapat memanfaatkan internet secara postif dan benar.
Dalam pelaksanaanya, Nettiquete sering dipopulerkan oleh Ahli IT Indonesia bapak Onno W Purbo dan Menkominfo RI dengan slogannya “Internet Sehat” yang salahsatu isinya jika bertemu teman chat sebaiknya di tempat umum, batasi pemberian info pribadi, dan jangan mengakses konten ilegal.
Sebenarnya Nettiquette in adalah hal yang umum dan biasa, sama hal nya dengan aturan-aturan biasa ketika kita memasuki komunitas umum dimana informasi sangat banyak dan terbuka.
Beberapa aturan yang ada pada Nettiquete ini adalah:
1. Amankan semua properti anda, dapat dimulai dari mengamankan komputer anda, dengan memasang anti virus atau personal firewall
2. Jangan terlalu mudah percaya dengan Internet, sehingga anda dengan mudah mengunggah data pribadi anda. dan anda harus betul-betul yakin bahwa alamat URL yang anda tuju telah dijamin keamanannya.
3. dan yang paling utama adalah, hargai pengguna lain di internet, caranya sederhana yaitu,:
a. jangan biasakan menggunakan informasi secara sembarangan, misalnya plagiat.
b. jangan berusaha untuk mengambil keuntungan secara ilegal dari Internet, misalkan melakukan kejahatan pencurian no kartu kredit
c. jangan berusaha mengganggu privasi orang lain, dengan mencoba mencuri informasi yang sebenarnya terbatas.
d. jangan flamming (memanas-manasi), trolling (keluar dari topik pembicaraan) ataupun junking (memasang post yang tidak berguna) saat berforum.
Contoh kasus :
- Si A dengan mudahnya mengakses situs yang berbau pornografi. Meskipun telah dibuat undang-undang anti pornografi tetap saja banyak ditemui pengguna internet yang mengakses situs yang berbau pornografi.
- Bayu sang cracker di bidang carder (merusak) contohnya mencuri uang di Internet akan dikenakn pasal berlapis.
Perlu diketahui dalam berinternet yang tentunya diakses kumpulan orang yang saling berinteraksi lewat dunia maya diperlukan aturan yang akan menjadi pedoman, dimana aturan ini menyangkut batasan dan cara yang terbaik dalam memanfaatkan fasilitas Internet. Sehingga kita dapat memanfaatkan internet secara postif dan benar.
Dalam pelaksanaanya, Nettiquete sering dipopulerkan oleh Ahli IT Indonesia bapak Onno W Purbo dan Menkominfo RI dengan slogannya “Internet Sehat” yang salahsatu isinya jika bertemu teman chat sebaiknya di tempat umum, batasi pemberian info pribadi, dan jangan mengakses konten ilegal.
Sebenarnya Nettiquette in adalah hal yang umum dan biasa, sama hal nya dengan aturan-aturan biasa ketika kita memasuki komunitas umum dimana informasi sangat banyak dan terbuka.
Beberapa aturan yang ada pada Nettiquete ini adalah:
1. Amankan semua properti anda, dapat dimulai dari mengamankan komputer anda, dengan memasang anti virus atau personal firewall
2. Jangan terlalu mudah percaya dengan Internet, sehingga anda dengan mudah mengunggah data pribadi anda. dan anda harus betul-betul yakin bahwa alamat URL yang anda tuju telah dijamin keamanannya.
3. dan yang paling utama adalah, hargai pengguna lain di internet, caranya sederhana yaitu,:
a. jangan biasakan menggunakan informasi secara sembarangan, misalnya plagiat.
b. jangan berusaha untuk mengambil keuntungan secara ilegal dari Internet, misalkan melakukan kejahatan pencurian no kartu kredit
c. jangan berusaha mengganggu privasi orang lain, dengan mencoba mencuri informasi yang sebenarnya terbatas.
d. jangan flamming (memanas-manasi), trolling (keluar dari topik pembicaraan) ataupun junking (memasang post yang tidak berguna) saat berforum.
Contoh kasus :
- Si A dengan mudahnya mengakses situs yang berbau pornografi. Meskipun telah dibuat undang-undang anti pornografi tetap saja banyak ditemui pengguna internet yang mengakses situs yang berbau pornografi.
- Bayu sang cracker di bidang carder (merusak) contohnya mencuri uang di Internet akan dikenakn pasal berlapis.
Pemanfaatan Internet
Internet? Mengapa internet itu menarik? Dan apa yang membuat internet itu menarik? Kita lihat jawabanya.
Internet dari definisinya adalah jaringan komputer luas dan besar yang mendunia,yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia,dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif, jadi internet bisa menghubungkan berbagi orang di dunia.
Tidak hanya itu, internet juga bisa lebih dari sekedar browsing atau mencari-cari informasi saja, melainkan banyak hal lain yang bermanfaat seperti jejaring sosial, chatting, jual beli online dan masih banyak lagi
Dengan adanya internet ini dunia menjadi terasa tanpa batas ruang dan waktu. Dengan adanya internet ini segala bentuk informasi menjadi semakin terbuka. Apa yang baru saja terjadi di berbagai belahan dunia dapat diketahui dengan cepat di belahan dunia yang lain. Kecanggihan teknologi sudah tersedia, dimana melalui teknologi internet kita dapat memperoleh segala macam informasi dan komunikasi mulai dari informasi pendidikan, politik, ekonomi,bahan riset, iklan, gaya hidup, belanja, hiburan dsb yang menyangkut seluruh aspek kehidupan yang terjadi dan ada di seluruh belahan dunia. Ketersediaaan pusat informasi yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun serta berisi tentang apapun yang kita ingin ketahui dan Internet juga memungkinkan terbentuknya jaringan komunikasi multimedia yang begitu luas ke seluruh dunia, alangkah sayang jika tidak termanfaatkan/tidak mampu memanfaatkannya.
Berikut adalah manfaat internet secara umum :
1. Dapat mengembangkan diri menjadi pribadi yang profesional
2. Menambah wawasan apa saja dengan positif
3. Sebagai bahan tambahan
4. Sarana Komunikasi
5. Ajang Hiburan
6. Dll.
Dan masih banyak lagi manfaat yang bisa diperoleh dari internet sesuaii kebutuhan informasi yang ingin diperoleh tergantung bagaimana kita menyetir manfaatnya ke arah mana.
Internet dari definisinya adalah jaringan komputer luas dan besar yang mendunia,yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia,dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif, jadi internet bisa menghubungkan berbagi orang di dunia.
Tidak hanya itu, internet juga bisa lebih dari sekedar browsing atau mencari-cari informasi saja, melainkan banyak hal lain yang bermanfaat seperti jejaring sosial, chatting, jual beli online dan masih banyak lagi
Dengan adanya internet ini dunia menjadi terasa tanpa batas ruang dan waktu. Dengan adanya internet ini segala bentuk informasi menjadi semakin terbuka. Apa yang baru saja terjadi di berbagai belahan dunia dapat diketahui dengan cepat di belahan dunia yang lain. Kecanggihan teknologi sudah tersedia, dimana melalui teknologi internet kita dapat memperoleh segala macam informasi dan komunikasi mulai dari informasi pendidikan, politik, ekonomi,bahan riset, iklan, gaya hidup, belanja, hiburan dsb yang menyangkut seluruh aspek kehidupan yang terjadi dan ada di seluruh belahan dunia. Ketersediaaan pusat informasi yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun serta berisi tentang apapun yang kita ingin ketahui dan Internet juga memungkinkan terbentuknya jaringan komunikasi multimedia yang begitu luas ke seluruh dunia, alangkah sayang jika tidak termanfaatkan/tidak mampu memanfaatkannya.
Berikut adalah manfaat internet secara umum :
1. Dapat mengembangkan diri menjadi pribadi yang profesional
2. Menambah wawasan apa saja dengan positif
3. Sebagai bahan tambahan
4. Sarana Komunikasi
5. Ajang Hiburan
6. Dll.
Dan masih banyak lagi manfaat yang bisa diperoleh dari internet sesuaii kebutuhan informasi yang ingin diperoleh tergantung bagaimana kita menyetir manfaatnya ke arah mana.
Minggu, 02 Oktober 2011
Pengalaman Pertama Menggunakan Internet
Saya mulai mengenal internet ketika saya masih SMP kelas satu, awalnya saya pergi ke warnet dan menggunakan warnet kala itu, waktu saya masih menggunaka internet explorer, software yang paling banyak dipakai saat itu.
Setelah mengenal internet saya langsung ingin menjajal canggihnya internet. Kata teman saya internet bisa kirim-kirim email, chatting dan browsing melalui adress bar saya pertama kali menjelajah google.com search engine yang paling terkemuka saat itu.
Setelah mengetahui kecanggihan google , kata teman saya “bikin email dong” lalu saya mulai belajar membuat email, waktu itu saya menggunakan yahoo, email saya yang masih saya gunakan hingga sekarang ,awalnya saya membuat email karena ingin membuat akun friendster.
Yap, benar Friendser adalah situs jejaring sosial yang paling populer selain myspace saat itu, dimana di friendster kita dapat mengupload foto, berkirim foto, menulis komentar – komentar dan masih banyak lagi, sampai-sampai saya belajar merusak id orang pada waktu itu menggunakan java script yang ada pada menu script di internet explorer.
Saya pun akhirnya mengunjungi warnet sampai akhirnya saya menjadi OP disana, dan disitu saya mengenal mozzila, opera dan software internet lainnya. hmmm.. internet memang menyenangkan. Jelas untuk anak seperti saya yang jadi tujuan ke warnet adalah sekedar main-main saja dan bisa dibilangsaya mengetahui itu semua dari teman saya dan dari warnet yang dimana saya menjadi OP nya.
Mulai saat itu sampai sekarang Internet menjadi teman sehari-hari saya dirumah maupun ditempat lain, dan internet adalah gudang dari semua ilmu, ilmu apapun dan memang... internet sering disalahgunakan oleh para para oknum untuk bermain judi dan segala sesuatu yang sifatnya ilegal, padahal internet itu semestinya diolah dengan cara yang benar dan positif.
Setelah mengenal internet saya langsung ingin menjajal canggihnya internet. Kata teman saya internet bisa kirim-kirim email, chatting dan browsing melalui adress bar saya pertama kali menjelajah google.com search engine yang paling terkemuka saat itu.
Setelah mengetahui kecanggihan google , kata teman saya “bikin email dong” lalu saya mulai belajar membuat email, waktu itu saya menggunakan yahoo, email saya yang masih saya gunakan hingga sekarang ,awalnya saya membuat email karena ingin membuat akun friendster.
Yap, benar Friendser adalah situs jejaring sosial yang paling populer selain myspace saat itu, dimana di friendster kita dapat mengupload foto, berkirim foto, menulis komentar – komentar dan masih banyak lagi, sampai-sampai saya belajar merusak id orang pada waktu itu menggunakan java script yang ada pada menu script di internet explorer.
Saya pun akhirnya mengunjungi warnet sampai akhirnya saya menjadi OP disana, dan disitu saya mengenal mozzila, opera dan software internet lainnya. hmmm.. internet memang menyenangkan. Jelas untuk anak seperti saya yang jadi tujuan ke warnet adalah sekedar main-main saja dan bisa dibilangsaya mengetahui itu semua dari teman saya dan dari warnet yang dimana saya menjadi OP nya.
Mulai saat itu sampai sekarang Internet menjadi teman sehari-hari saya dirumah maupun ditempat lain, dan internet adalah gudang dari semua ilmu, ilmu apapun dan memang... internet sering disalahgunakan oleh para para oknum untuk bermain judi dan segala sesuatu yang sifatnya ilegal, padahal internet itu semestinya diolah dengan cara yang benar dan positif.
Langganan:
Postingan (Atom)